Sabtu, 21 Oktober 2017

Cukup Sederhanakan Ukuran Kebahagiaan Kita

Kenapa aku tidak bahagia? Kenapa kita tidak bahagia? Pertanyaan itu selalu terngiang-ngiang di telinga setiap manusia yang mencari-cari kebahagiaan, padahal kebahagiaan sudah ada di depan matanya.


Mungkin pertanyaan itu muncul karena kita tidak menyederhanakan ukuran kebahagiaan yang sesuai kebutuhan kita. Sibuk mengejar kebahagiaan orang lain yang menyenangkan menurut pandangan kita padahal itu bukan ukuran kebahagiaan kita. Takutnya, setelah kita dapatkan tenyata tidak semenyenangkan kelihatannya. Karena memang kita tidak cocok dengan ukuran kebahagiaan tersebut.

Mari kita renungkan lagi. Apa sih sebenarnya yang kita cari? Atau mungkin kebahagiaan akan kita capai hanya dengan menurunkan ukurannya saja? Seperti menikmati hidup dengan lebih sederhana, bersyukur dengan datangnya malaikat yang menggandeng tangan kita dan juga buah hati yang lucu dengan senyumnya yang menggemaskan. Tidak usah lagi mengejar setinggi-tingginya, sejauh-jauhnya yang hanya membutakan kita dan membuat kita gamang menghadapinya.