Senin, 23 Maret 2015

Bayanganmu? Siapa Kau?

Bismillahirrohmanirrohim...


Aku selalu memulai tulisan dengan menyebut Nama Tuhan Yang Kasih dan Sayang Nya Meraja, aku akan terus memulainya dengan Nama Nya karena hanya Dia yang aku sembah dan aku memohon pertolongan.

Malam ini aku masih terpagut dengan tugas-tugas yang memaksaku pulang selarut ini. Kertas-kertas berantakan disekitar meja, telepon berdering, complaint dan keseharian lainnya. Sehari-hariku selalu bekerja seperti ini, Kekasih, selain sebagai 'tugas suci' demi keluarga ini juga sebagai salah satu kegiatan untuk mengisi waktuku yang kosong.

Tapi malam ini terasa beda, entah kenapa bayangan wajahmu selalu muncul dalam pikiranku. Hatiku pun berdegup cepat sejak sore. Sudah kucoba tepis, ehh malah bayanganmu muncul dengan senyum membuatku menjadi lebih gila lagi. Sebenarnya apa yang ingin kau sampaikan?



Kata orang tua dulu, jika kita tiba-tiba memikirkan seseorang itu berarti orang tersebut juga tengah memikirkan kita. Apakah begitu wahai Bidadariku? Aku percaya itu, tapi masalahnya bayangan siapa yang muncul itu? Kok wajahmu tidak kelihatan? Apa mungkin aku perlu ganti kacamata lagi agar wajahmu kelihatan?

Aneh ya, mungkin karena pikiranku terlampau rindu pada mu wahai bidadariku, sampai-sampai aku tidak dapat menatap wajahmu yang bersinar bak pualam.

Aku masih tetap berusaha duduk tegak dengan sekuat tenaga, meski aku memaksa pikiranku tidak memikirkanmu. Mataku sudah sayu karena lelah, lelah hatiku memikirkanmu tapi otakku memaksaku untuk bekerja sembari menerima bayangmu menari-nari di pelupuk mata.

Sampai saat ini aku masih berusaha untuk menuliskan segala yang aku rasa, tapi otakku buntu! Hei, sudah lah! Jangan kau muncul lagi, jika benar kau memikirkanku kenapa tak kau hubungi aku dan kau bertamu? Biar tidurku nyenyak malam ini.

Atau kau ingin melihatku lagi sambil mengais rindu dibawah rembulan? Oh... Kasih.

di Medan Pertempuran

23/03/2015 19:27